
handwriting
Beberapa waktu yang lalu ada seorang rekan yang menawarkan jasa untuk membaca karakter diri hanya dengan melihat tulisan tangan yang populer disebut grafologi. Disiplin lmu ini sangat bermanfaat untuk mengetahui potensi diri seseorang, mencari partner bisnis yang tepat, serta untuk merekrut karyawan. Begitu mengetahui tentang ilmu ini, saya pun penasaran untuk mencobanya. Berikut hasil analisis dari tulisan tangan saya.
Saya coba jabarin dari apa yang saya liat di tanda tangan agan ya… ^^
1. Hal pertama yang saya lihat pada tanda tangan agan adalah. Saya melihat ada sisi lain yang ingin diperlihatkan pada orang banyak dari agan. Entah itu dari pandangan keluarga, teman atau pun dalam pekerjaan. Yang pastinya agan selalu “INGIN” dilihat dari sisi lain yang justru berlawanan dengan apa yang orang-orang pikirkan selama ini. Misalnya, agan ingin dikenal karena “Kepintarannya”, bukan karena tampang ataupun posisi, bahkan latar belakang keluarga… Disini saya melihat agan lebih merasa nyaman dengan sisi yang ini, dibanding dengan yang dipandang orang banyak mengenai diri agan… Coba deh dipikir-pikir, benar gak ??? dan apa yang ingin agan tunjukan kepada orang lain mengenai agan???
Saya sendiri melihatnya ini suatu yang POSITIF yang menunjukan KARAKTER KUAT dan KEMANDIRIAAN…
2. Orangnya Detil. Terkadang justru buat orang banyak hal tersebut tidak perlu dipusingkan atau diperhatikan. Tapi menurut agan hal tersebut malah perlu dan penting untuk diperhatikan…
Bagi diri sendiri hal ini sih BAGUS BANGET. Namun ingat, kadang memang tidak semua hal perlu diperlakukan atau diperhatikan secara detil. Selain itu agak annoying buat orang lain, hal ini juga akan sangat membuang waktu agan.
terkadang bisa jadi, pekerjaan yang harusnya bisa selesai dalam sesaat, jadinya akan lama kalau agan buat… dibilang Perfectionist juga engga sih, karena hasilnya juga tidak menjadi lebih bagus juga… hal ini yang menjadi nilai PLUS lagi buat agan dibanding orang yang PERFECTIONIST. Karena orang yang seperti itu, dia memang memperhatikan banget hal yang kecil sampai detil banget. Tapi saat dia merasa tidak nyaman dengan hasilnya, maka dia akan lebih baik mundur daripada dia menampilkan hasil yang jelek… Sedangkan kalau agan sih tetap aja pekerjaannya akan selesai, hanya mungkin agak lambat dan menyita waktu… buat orang banyak mah disebut “RIBET” hehehe…
3. Orangnya Luwes dan Terbuka terhadap orang lain. Tapi entah kenapa, saya sih liatnya meski agan udah bersikap baik, ramah, luwes dan terbuka, tetap aja gak semua orang bisa dengan mudah berteman dengan agan… Kalau untuk hal ini sih, saya lebih melihat masalahnya dari point yang pertama, yaitu Sisi lain yang ingin agan perlihatkan kepada orang lain. Jadinya, orang-orang baru agak sulit untuk bisa menangkap diri agan yang sebenarnya.
Santai aja, memang untuk hal ini, mau gak mau kita harus bertoleransi terhadap waktu… biar waktu saja yang akan membuat mereka tahu mengenai agan. Tidak perlu dipaksakan, jika mereka memang mau berteman, pasti mereka yang akan pro-aktif untuk mendekati agan…
Mereka akan tahu karakter sebenarnya dari agan jika sudah mengenal lebih lama…
Nah, masalahnya adalah jika dengan klien… disini mau gak mau, agan yang harus lebih pro-aktif mendekatkan diri dan mengenalkan siapa agan lebih jauh biar mereka bisa lebih nyaman berbisnis dengan agan. Khususnya buat rekanan bisnis jangka panjang ya
… kalau yang jangka pendek mah gak perlu ngenalin diri… toh besok-besok belum tentu juga kita akan bertemu mereka lagi hehehe…
4. Saya juga melihat ada kelemahan dalam diri agan. Yaitu orangnya terlihat santai, apa adanya, gak ngoyo… kesannya sih kayak KURANG TERMOTIVASI… Tampaknya lebih karena agan merasa NYAMAN aja dengan hal yang sekarang agan miliki. Namun sayangnya, bagi keluarga, rekan kerja, teman dan pimpinan hal ini sangat disayangkan. Karena mereka berharap LEBIH dari agan… seperti kurang ‘GREGET” gitu hidupnya hehehe… Selalu cari “AMAN”… Entah benar atau tidak, tapi itu yang saya lihat…
Menjalani kehidupan dengan cara AMAN dan NYAMAN memang SANGAT BAIK… tapi ingat, hidup hanya sekali, kenapa gak mencoba nge-push diri untuk melakukan sesuatu yang BESAR buat diri sendiri. Toh sekalipun GAGAL, tidak ada yang rugi. KEGAGALAN adalah AWAL dari KESUKSESAN bukan ???… Dan tanpa kita melakukan kesalahan,mana mungkin kita bisa menjadi BENAR…
Kenapa saya bilang seperti ini?. Karena karakter agan mendukung untuk berbuat sesuatu yang LEBIH. Agan orangnya cukup detil, jadi saya rasa, dalam melakukan sesuatu pasti selalu ada persiapan. Dan karena itu pulalah, sudah semestinya agan gak perlu TAKUT untuk melakukan sesuatu yang BESAR buat diri agan sendiri…
5. Yang terakhir saya lihat adalah, LOGIKA-nya selalu main dibanding rasa seni-nya… Dalam berbisnis dan melakukan berbagai hal dalam kehidupan memang SANGAT DIPERLUKAN MENGGUNAKAN LOGIKA. Tapi jangan salah, terkadang LOGIKA pun membuat kita jadi TAKUT untuk melangkah… Karena sedikit-sedikit sudah memikirkan hasil akhirnya seperti apa. Dan sayangnya yang selalu terpikirkan adalah yang jelek-jeleknya terus. Ini yang selalu bikin agan mencari jalan ‘AMAN” terus…
Memakai LOGIKA memang perlu. Tapi juga selalu bekali diri dengan berbagai macam informasi, baik yang didapat melalui buku, tv, internet dll. Sehingga meskipun LOGIKA berbicara, tapi hasil akhirnya akan lebih banyak yang POSITIF, karena banyaknya informasi yang telah agan terima… Dengan begitu, tidak perlu lagi berbagai macam kekhawatiran yang berlebih, yang bikin agan selalu cari jalan AMAN…
Semoga hal itu cukup memberikan informasi buat agan. Sebelum mulai menjudge… coba deh bandingin apa yang saya tulis ini dengan kehidupan yang agan jalani sekarang… coba ingat-ingat dan flashback… apakah agan seperti itu ? Jika ya. Pastinya agan, bisa MEMULAI UNTUK MENJADI LEBIH BAIK DONG SEKARANG 
Terima kasih
- Ega -
Setelah baca hasil analisis ini.. speechless. Hampir 100% benar. Kok bisa ya ada ilmu yang beginian. Padahal saya belum pernah bertatap langsung dengan grapholog ini, murni hanya melihat dari tulisan tangan saya. Setelah melakukan penelusuran di internet, ternyata ilmu ini sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Dan kabar baiknya, sudah ada beberapa orang di Indonesia yang menyelenggarakan workshop untuk menguasai kemampuan ini. Layak untuk masuk dalam daftar workshop yang harus diikuti tahun ini.